Calonlulusan tahun 2020, mempunyai nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan BacaJuga: Tujuh CPNS di Kepri Mundur Setelah Lulus Seleksi, Legislator: Kalau Niat Awal Ingin Kaya, Jangan Jadi CPNS. "Untuk golongan 3 A, pastinya kurang. Karena mereka hanya mendapatkan gaji pokok," ujar Pengamat Ekomomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Izza Mafruhah, Minggu (5/6/2022). Izza menjelaskan, selama ini PNS menjadi impian Sesuaisurat pengumuman Nomor: SEK.KP.02.01-490 yang dikeluarkan Kemenkumham tertanggal 11 Juli 2017, jumlah 14 ribu lowongan sipir terbagi menjadi dua, untuk pria sebanyak 11.423 orang dan perempuan 2.297. CPNS yang diterima bersedia ditempatkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun persyaratan umum untuk mengisi lowongan ini BatasBMI atas yang ditolerani PLN itu 28 seingatku, dan pas pengumuman lolos tgl 2 Maret, BMI ku masih 29,6 dong haha itu stres sih, aku mikir gimana caranya dalam 3 hari harus bisa dibawah 28. pasrah deh.. lanjut ke tes minus mata dengan lesu dan hasilnya aman karena kebetulan aku emang ngga minus sama sekali, lanjut ke tes keseimbangan Vay Nhanh Fast Money. Saat mata sudah mulai terasa tidak nyaman dan kesulitan melihat atau membaca sesuatu pada jarak yang sedikit jauh, maka sebaiknya Anda mulai menjadwalkan tes mata minus untuk memastikan kondisi tersebut. Tes mata minus di dokter akan dilakukan untuk mengetahui kondisi yang Anda rasakan, benar-benar rabun jauh atau bukan. Setelah itu, dokter akan melihat tingkat keparahannya dan meresepkan kacamata atau lensa kontak sesuai kondisi mata Anda. Waktu paling tepat untuk menjalani tes mata minus Pandangan kabur, salah satu gejala mata minus Waktu paling tepat untuk menjalani tes mata minus adalah saat Anda sudah mulai merasakan gejala-gejala miopia alias rabun jauh. Berikut adalah ciri-ciri mata minus yang dapat dirasakan. Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh Harus mengernyitkan mata untuk melihat sesuatu secara lebih jelas Pusing Mata terasa lelah terus menerus Sulit melihat dengan jelas saat malam hari Saat ini, rabun jauh juga sering dialami oleh anak-anak. Oleh karena itu, saat gejala di bawah ini mulai dialami anak, orangtua sebaiknya segera membawanya untuk tes mata minus. Sering mengernyitkan mata Perlu duduk terlalu dekat dengan televisi atau gadget Terlihat tidak sadar akan objek yang letaknya jauh Sering berkedip Sering mengusap mata tanpa sebab yang jelas Baik anak-anak maupun orang dewasa, sebaiknya segera menjalani tes mata minus apabila gejala-gejala di atas sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari seperti sekolah, mengendarai kendaraan bermotor, hingga bekerja. Jenis-jenis tes mata minus Materi tes ketajaman penglihatan pada saat tes mata minus Saat Anda menjalani tes mata minus di dokter spesialis mata, dokter terlebih dahulu akan menanyakan tentang gejala yang dirasakan. Selain itu, dokter juga akan bertanya seputar riwayat kesehatan secara umum, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, hingga kebiasaan dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Setelah melakukan pemeriksaan awal, dokter akan menjalankan tes mata minus dengan metode-metode di bawah ini. 1. Tes ketajaman penglihatan Tes kejaman penglihatan atau pemeriksaan visus, dilakukan dengan cara melihat objek dalam jarak tertentu. Anda mungkin sudah sering melihat selembar poster yang berisi huruf dari ukuran besar hingga kecil di ruangan dokter mata. Huruf di poster tersebut bertindak sebagai objek, dan pasien akan diinstruksikan untuk melihatnya dari jarak 20 kaki atau kurang lebih 6 meter. Jika berhasil menyebutkan semua objek dengan tepat, maka hasil pemeriksaan Anda adalah 20/20. Jika hasil pemeriksaan Anda 20/40, misalnya, maka artinya Anda perlu berdiri di jarak 20 kaki untuk melihat objek yang oleh mata normal bisa dilihat dengan jelas dari jarak 40 kaki. Ini membuktikan Anda kesulitan melihat dari jarak jauh. 2. Retinoskopi Retinoskopi adalah pemeriksaan mata menggunakan alat bernama retinoskop. Alat ini akan mengukur kemampuan mata dalam menangkap cahaya. Sebelum mengukur kemampuan tersebut, dokter akan menempatkan sejumlah lensa menggunakan alat yang disebut phoropter. Hasil dari pemeriksaan retinoskopi ini bisa memperlihatkan kondisi rabun jauh. Lalu, dokter memakai alat phoropter yang ada, untuk mengetahui jumlah minus yang dibutuhkan untuk membuat Anda melihat dengan jelas. Baca Juga 9 Cara Mengatasi Rabun Jauh Secara Alami di Rumah 3. Pinhole test Melansir dari jurnal tentang pemeriksaan rabun jauh, pinhole test disebut lebih sering digunakan untuk tes mata minus remaja dan dewasa. Sebab, anak-anak yang berusia di bawah 7-8 tahun akan kesulitan untuk melakukannya, sehingga hasil pemeriksaan bisa tidak akurat. Pinhole test adalah pemeriksaan mata minus dengan alat bernama pinhole, yang berbentuk seperti kacamata yang terbuat dari papan gelap dan memiliki satu atau lebih lubang. Pasien yang menjalani tes ini, akan diinstruksikan untuk melihat objek yang ada di depannya melalui lubang kecil tersebut. Hasil pemeriksaan ini bisa memberikan informasi pada dokter mengenai penyebab pasti gangguan penglihatan yang dirasakan. Apabila saat melihat menggunakan pinhole, pasien merasa penglihatannya jadi lebih jelas, maka kemungkinan gangguan yang dialami disebabkan oleh kerusakan refrakasi, seperti rabun jauh. Namun jika melihat menggunakan pinhole membuat penglihatan semakin memburuk, maka gangguan mata kemungkinan disebabkan oleh masalah pada makular bagian mata yang ada di belakang retina maupun kekeruhan pada lensa. Masalah pada makular biasanya berkaitan dengan penurunan fungsi penglihatan akibat usia. Sementara itu, jika penggunaan pinhole sama sekali tidak menimbulkan perubahan apapun pada penglihatan pasien, maka gangguan penglihatan yang dialami kemungkinan disebabkan oleh ambliopia atau mata malas. Baca JugaSering Bekerja di Depan Layar? Waspadai Eye Strain alias Mata LelahComputer Vision Syndrome Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaMengenal Sindrom Waardenburg, Kelainan Genetik Langka Sejak Lahir Perawatan yang bisa dilakukan setelah tes mata minus Kacamata bisa jadi solusi mata minus Setelah melakukan tes mata minus, dokter akan menentukan jenis perawatan yang paling tepat untuk Anda. Jenis perawatan yang paling sering diberikan pada pasien dengan mata minus adalah kacamata atau lensa kontak. Jenis kacamata maupun lensa kontak yang digunakan pun akan disesuaikan dengan tingkat keparahan rabun jauh yang dialami. Selain kedua alat tersebut, Anda juga bisa menjalani operasi untuk mengembalikan fungsi mata kembali normal. Operasi yang biasa dilakukan untuk mengatasi mata minus adalah operasi LASIK, LASEK, maupun keratektomi refratif PRK. Semua operasi tersebut dilakukan dengan tujuan membetulkan bentuk kornea mata, hanya saja tekniknya berbeda-beda. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang tes mata minus, serta kesehatan mata secara umum, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play. Home Telco Kamis, 31 Maret 2022 - 2226 WIBloading... Bagi anda yang mengalami gangguan penglihatan berupa minus, silinder atau malah plus, memeriksakan kondisi mata secara berkala adalah hal yang sepatutnya dilakukan. Foto/it each android A A A JAKARTA - Bagi anda yang mengalami gangguan penglihatan berupa minus , silinder atau malah plus, memeriksakan kondisi mata secara berkala adalah hal yang sepatutnya dilakukan. Seiring perkembangan teknologi, seseorang yang ingin melakukan kegiatan tersebut kini bisa cek kondisi mata secara online lho. Seperti apa? Berikut ini MNC Portal Indonesia sajikan deretan aplikasi tes mata minus daring! 1. Kuku KubeKuku Kube akan menyajikan anda sejumlah permainan bentuk dan warna yang akan mampu mendeteksi masalah pada mata anda. Aplikasi ini sudah tersedia di Google Play maupun App Store lho!2. Eye TestEye Test menghadirkan total 6 jenis tes mata yang akan mendeteksi kondisi penglihatan anda. Aplikasi ini secara umum menyajikan tes mata seperti yang terdapat di optik ataupun dokter mata. 3. Visual Acuity TestVisual Acuity Test adalah aplikasi yang memungkinkan siapa pun untuk melakukan check up kondisi mata nya secara online. Dan sesuai namanya, pengembang aplikasi menambahkan visual yang cukup menarik pada bagian tes mata yang ada. 4. Eye Exercises Eye Exercises bisa dibilang merupakan platform cek kondisi penglihatan yang lengkap dan canggih karena memanfaatkan algoritma otak untuk melihat respons yang diberikan mata terhadap tes yang hanya itu saja, untuk versi iOS dari aplikasi ini memungkinkan para pengguna untuk melakukan tes mata melalui suara atau Voice Over lho! Ditambah lagi, kamu juga bisa konsultasi dengan dokter secara online. 5. Smart OptometryRekomendasi aplikasi test mata online terakhir yang terdapat di Android dan atau iPhone, adalah Smart Optometry yang menyediakan tes mata dengan beberapa bahasa yang bisa kamu sesuaikan. Menariknya, tes mata yang dilakukan pada aplikasi ini cukup cepat dengan hasil yang terbilang akurat sehingga lebih hemat waktu untuk melakukannya. wib aplikasi mata minus aplikasi online kacamata Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 42 menit yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 3 jam yang lalu 4 jam yang lalu 4 jam yang lalu Ibu hamil dengan mata minus sering kali takut untuk melahirkan secara normal. Hal tersebut dikarenakan ada anggapan bahwa orang dengan mata minus dapat mengalami kebutaan apabila melahirkan normal, sehingga lebih memilih melahirkan dengan operasi caesar. Mata minus atau miopi adalah gangguan penglihatan ketika penderitanya sulit untuk melihat benda yang jauh rabun jauh. Penglihatan buram saat melihat jauh ini terjadi akibat kelainan pada bola mata, sehingga cahaya dari luar jatuhnya tidak tepat pada tempat yang seharusnya, yaitu di retina mata. Seseorang dengan mata minus, terutama mata minus dengan kacamata minus 6 ke atas, berisiko mengalami komplikasi. Komplikasi mata minus yang tinggi adalah ablasi retina robeknya retina, pecah pembuluh darah, katarak, dan glaukoma. Lalu, bagaimana dengan penderita mata minus yang akan melahirkan secara normal? Bahaya Melahirkan Normal dengan Mata Minus Usaha mengejan saat melahirkan normal menyebabkan penderita mata minus dan dokter kandungan kerap menghindari pilihan melahirkan normal. Tindakan mengejan pada penderita mata minus ini dapat meningkatkan tekanan pada bola mata, yang berpotensi merusak struktur di dalam mata. Pada mata minus atau miopi, terutama yang minusnya tinggi, dapat terjadi komplikasi berupa terbentuknya pembuluh darah baru di retina yang rentan mengalami perdarahan. Selain itu, penderita mata minus juga rentan mengalami kerusakan retina, yang dikhawatirkan akan memburuk saat melahirkan secara normal. Ketika melahirkan normal, pembuluh darah baru di retina tersebut bisa pecah hingga menimbulkan perdarahan di retina. Kerusakan struktur retina yang telah terjadi sebelumnya juga dikhawatirkan menyebabkan retina robek saat melahirkan. Kedua hal tersebutlah yang menjadi pertimbangan dokter kandungan dan dokter mata untuk menyarankan ibu hamil melahirkan dengan operasi caesar. Bolehkah Penderita Mata Minus Melahirkan Normal? Ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa melahirkan normal pada penderita miopi atau mata minus tidak menyebabkan kelainan pada retina mata. Hal ini juga berlaku pada penderita mata minus yang tinggi sudah minus 6 ke atas. Jika merujuk kepada penelitian tersebut, seseorang tetap dapat melahirkan secara normal meskipun menderita mata minus. Usaha mengejan saat melahirkan normal dianggap masih aman bagi mata dan tidak memengaruhi kondisi mata minus. Akan tetapi, ibu hamil dengan mata minus yang tinggi tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Pemeriksaan mata oleh dokter mata sebaiknya dilakukan minimal setiap 3 bulan selama kehamilan, untuk menilai dan memantau kondisi struktur bola mata. Agar aman dan terhindar dari komplikasi, sebaiknya diskusikan dengan dokter mata dan dokter kandungan Anda mengenai manfaat dan risiko melahirkan normal, bila Anda menderita mata minus atau miopi saat hamil. Ditulis oleh dr. Dian Hadiany Rahim, SpM Dokter Spesialis Mata Hai teman2, kali ini aku akan cerita pengalamanku lulus seleksi PT. PLN Persero 2019 angkatan 67. Nah, alasan aku nulis ini bukan untuk berbangga diri apalagi menyombongkan diri. Kita garis bawahi yaa,, bukan mau Bersombong diri. Karena apa? karena ini RIZKY yang diberikan Tuhan kepada saya lewat doa orang-orang yang mengasihikuu. Selama mengikuti berbagai tes saya pernah buat janji, Jika saya lulus saya bakal berbagi cerita lewat blog sama temen2 semuanya. Terkhusus buat temen2, adik2 junior saya di kampus tercinta Universitas Negeri Medan UNIMED. Langsung saja ya… Awal saya nge daftar ke Persero dikarenakan dorongan dari seorang sahabat, Rikardo Sibagariang. Waktu ditawarin saya cukup pesimis melihat PLN merupakan salah satu BUMN terbaik dengan aset terbesar di Indonesia. Setelah melihat website sangat bersyukur karena lokasi seleksi berada di Medan. Akhirnya saya sedikit memberanikan diri untuk mendaftar. Saat pendaftaran, tepatnya pada bulan februari kalau tidak salah pendaftarannya tanggal 11-15 februari 2019 padahal saya belum punya ijazah dan belum wisuda. Untungnya saya punya SKTL dari Kampus dan sesegera mungkin untuk mendaftar. Saat pendaftaran online saya tidak bisa aktivasi akun, sempat berpikir ini bukan jalannya Tuhan. Tapi lewat semangat dan bantuan seorang wanita dengan inisial TL, aktivasi akun lgsg berhasil hehehee. Setelah aktivasi akun, dilanjutkan dengan pengisian form online sambil berpasrah diri pada yang Kuasa, apply pun dilakukan. Tepat dihari wisudaku tgl 20 februari ketika jalan balik kampung dari medan-sidikalang. Saya dikejutkan dengan email masuk, saya dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melangkah ke tahap selanjutnya. Untuk seleksi 2019 PT. PLN menyediakan tahapan-tahapan sebagai berikut Seleksi administrasi Tes Akademik dan Bahasa Inggris Psikotes Tes Fisik Tes Laboratorium Tes wawancara Saya akan jelaskan satu persatu yaaa dan tetap stay sambil makan cemilan hehehe Seleksi administrasi Saya tidak tahu pasti hal apa yang dinilai dari seleksi ini tapi ketika saya pelajari lebih lanjut yang perlu kita concern saat pendaftaran adalah apa yang diinginkan PLN sendiri. Cthnya, ketika diminta TOEFL penuhi TOEFLnya. Karena pengalaman, temen saya ngotot daftar tapi gak punya TOEFL akhirnya gagal. Selajutnya, Organisasi yang kamu ikuti dan jadi apa di organisasi. Nah, kalau boleh ketika kamu diminta untuk menceritakan kelebihan dan cerita orgnisasi saat daftar online cobalah untuk menggunakan bahasa inggris supaya ada nilai plus kamu dibanding pelamar yang lain. 2. Tes Akademik dan Bahasa Inggris Di tes ini, saya gak belajar apa-apa karena tidak tahu apa yang perlu dipelajari hehehe. Hanya modal pasrah dan pelajaran selama kuliah doang. Yang diuji adalah mengenai kecakapan kita di Jurusan kita juga kecakapan Bahasa Inggris. Tes Akademik dan Bahasa Inggris termasuk tes yang lumayan sulit tapi tidak sulit amat karena udah lulus sih wkwkk. Tips untuk pengerjaan tes ini, tenang dan medan kata. “Do the best, Pray the best” 3. Psikotes Kalau tes yang satu ini, sempat membuat aku down dan kurang percaya diri. Melihat jumlah peserta yang hadir dan saingan yang sudah punya pengalaman kerja sebelumnya. Jumlah peserta yang ikut seleksi kisaran 860-an. Ini masih yang dari Medan ya teman2. Saya sangat bersykur bisa lolos ke tahap ini karena untuk Peserta yang mendaftar ke Persero terbilang cukup besar. Dari informasi yang saya dapat ada peserta. Luar biasa bukan..? Nah kembali lagi ke tes psikotes, disini tes nya cukup berbeda dari tes di perusahaan lain. Jadi saran saya kalau untuk tes psikotes banyakin tes psikotes berhitung dehh apalagi yang dari jurusan Akuntansi. 4. Tes fisik Setelah dinyatakan lulus seleksi tes Psikotes, dilanjut dengan tes fisik. Yang dinyatakan lulus sekitar 300-an peserta. Dalam artian, sekitar 70% yang disisihkan, sisanya yang 30% mengikuti tahap tes Fisik. Tes Fisik dalam PLN masuk dalam kategori tes Kesehatan. Di PLN, Tes Kesehatan di bagi menjadi 2 Tes, Fisik dan Laboratorium. Tes Kesehatan PLN termasuk tes yang paling susah. Karena penyeleksiannya menggunakan orang/perusahaan ketiga pihak Netral, jadi bisa di katakan jauh dari Nepotisme juga jauh dari unsur manipulasi hasil. Di tes Fisik, pertama sekali kita diberi arahan oleh petugas medis untuk mengisi Form medis yang mereka sediakan. Setelah itu, kita masuk ke ruang pemeriksaan. Oleh petugas medis, mereka sudah sediain ruang kamar. Seperti yang saya alami, di Step1 Yang mereka check adalah Ukuran ,berat badan dan tensi . Step2 Uji Keseimbangan, nah kita akan disuruh merentangkan 2 tangan, mengangkat 1 kaki secara bergantian dengan menutup mata. Selesai uji tersebut, kita diarahkan untuk melakukan putaran dengan telunjuk mengenai lantai setelah badan berotasi 3 kali kita akan berjalan diatas garis lurus yang telah mereka sediakan. Step3 Uji Kualitas Penglihatan Mata, sewaktu mengikuti tahap ini sempat kurang percaya diri karena mata saya minus. Sebelum tes, saya sangat percaya bahwa minus nya dibawah 3. Ternyata diluar dugaan setelah di cek, mata saya minus 3,75. Nah, kalau di PLN minus yang kurang ditolerir itu jika melebihi-4. Step4 Wah tahap yang paling weird hehehehe. Kalau diingat, geli rasanya. Tahap ini kita akan dimasukkan dalam sebuah ruangan ,ada ruangan khusus cewek dan cowok. Di dalam ruangan tsb sudah ditunggui oleh Dokter dan asistennya. Pengalaman saya, kita diperiksa oleh 2 dokter laki-laki sesuai jenis kelamin peserta. KIta disuruh buka pakaian naked tanpa sehelai benang pun yang menutup tubuh ini,,..eakkkk heheheh. Setelah buka pakaian, yang dicheck adalah lingkar perut kalau boleh laki-laki jangan melebihi 90 cm, perempuan 80 cm, berikutnya seluruh badan kita dicheck, kemungkinan melihat apakah kita ada cacat tubuh ini yang mengganggu pekerjaan kalau seandainya ada cacat tubuh yang tidak berpengaruh ke bidang pekerjaan kita masih bisa lulus, periksa amandel, gigi dan kebersihan mulut nah bagi giginya yang kurang bagus, kurang rapi, berlobang atau apapun itu, tidak usah berkecil hati, masih bisa lolos kok, periksa bagian dubur, saat paling menggelikan ketika sebuah alat dimasukkan kedalam dubur. Duhh rasanya gimana gtu, rasanya seperti dilecehkannn wkwkwkw . Gunanya pengecekan bertujuan apakah kita menderita ambeien atau tidak. Tidak ketinggalan, bagian alat vital kita kemaluan bagi pria juga di cek untuk melihat apakah kita menderita pekokel sejenis pembengkakan selaput darah di bagian testis klau gak salah hehe, lanjut dengan pemeriksaan varises juga thoraks. Setelah selesai, kamu akan disuruh keluar yang pastinya pakai baju dulu yaaa hehehehhehe 5. Tes Laboratorium Peserta yang tersisa untuk tes laboratorium kira-kira 100-an orang. Sehingga seleksi begitu ketat, tapi selama seleksi saran saya banyaklah bergaul dengan peserta lain dan jangan pernah anggap sebagai suatu pertandingan untuk mengalahkan. Karena rezeki setiap orang sudah ada yang ngatur kok.. Jadi ketika kamu bergaul dan bersosialisasi disana kamu dapat banyak informasi dan berbagi pengalaman kerja. Langsung saja, Para petugas akan mengabsensi kita. Setelah absensi, petugas akan mengambil sampel darah, urine kita. Untuk hal ini, saran saya sebelum tes, usahakan tidak mengkonsumsi daging dan seafood yang mengandung/menimbulkan kolesterol, banyak konsumsi sayuran dan buah, susu rendah lemak dan banyaklah berolahraga. Supaya lebih aman, sebelum tes dilaksanakan kamu boleh check up pribadi. Selanjutnya Rontgen dada, ini melihat kesehatan paru-paru dan organ yang dilindungi dada seperti hati dan jantung. Saran untuk perokok, ketika mulai tes PLN berhentilah merokok setidaknya mengurangi kandungan pembuat plat hitam di paru-paru. Kebanyakan teman-teman saya gagal karena berpikir dia Sehat. Selesai Rontgen, lanjut lagi ke pemeriksaan Jantung. Disini kita akan dipasangi alat perekam jantung. Ketika melaksanakan perekaman, usahakan tenang dan rileks kurangi berbicara ataupun tertawa ketika perekaman karena berpengaruh pada speed pompa jantung. Selesai Jantung, selanjtnya Telinga, kita dimasukkan didalam ruangan kedap suara dan kita akan dipasangi earphone, petugas akan mengarahkan kita untuk menekan tombol jika mendengar suara yang keluar. Hal tsb berfungsi memeriksa frekuensi pendegaran.. Selesai semuanya, kita disuruh stempel kartu peserta oleh petugas medis. 6. Tes Wawancara Dari 100-an tersisa 50-an kalau tidak salah, disini semakin gerogi. Satu malam saya tidak bisa tidur demi mempersiapkannya. Nah, belajr dari pengalaman peserta yang ikut seleksi dan yang sudah lulus. Mereka pakai jas/blazer untuk meyakinkan pewawancara. Demi hasil yang optimal saya bawa jas yang selalu saya pakai saat memandu sebuah acara sebagai MC. Ditempat wawancara, kita disuruh mengisi form seperti kesediaan kita untuk ditemopatkan diseluruh Indonesia yang dibubuhi dengan tanda tangan bermaterai. Juga kita disuruh memilih perusahaan yang sesuai keinginan kita, apakah PLN Holding atau anak Perusahaan di Googling saja ya hehehe. Tiba saatnya masuk ke ruang wawancara, kita diperhadapkan dengan 2 interviewer. Pertanyaan yang selalu dilontarkan kepada saya mengenai Kuliah dan Organisasi karena saya masih freshgraduate, adapun ditanya pekerjaan karena selama kuliah saya juga bekerja sebagai freelance. Saran saya untuk teman2 semua pembaca adalah setiap hal yang kamu lakukan selama kuliah, di pekerjaan dan organisasi impactnya harus ada untuk diri sendiri, sekitar juga orang lain. Selama saya kuliah, saya tergabung dengan oraganisasi keagamaan dan sosial. Saat itu salah seorang interviewer bertanya kepada saya, “kamu suka sosial ya, trus kenapa mau masuk PLN? kenapa tidak masuk NGO aja?. Alasan saya saat itu adalah, di dalam organisasi sosial, saya belajar untuk menjadi orang yang loyal, orang yang mau melayani dengan setulus hati dan melatih jiwa kepemimpinan. Apa yang saya dapatkan di organisasi sosial tersebut bisa saya terapkan di PLN. Karena perusahaan tidak terlalu membutuhkan pegawai yang hanya memandang materi, tapi juga loyalitas dan kesiapan memberi yang terbaik bagi perusahaan. JIka teman-teman nanti mendapati pertanyaan yang kelihatan menjebak, usahakan jawaban anda semua mengarah pada kebaikan Perusahaan bukan fokus untuk diri sendiri. 10 hari sesudah tes wawancara, pengumuman pun tiba. Puji Tuhan, BAHAGIA LUBIS dinyatakan lulus pada Penerimaan Anggota Pegawai PLN. Kabar sukacita ini pertama sekali dilihat oleh orang tercinta yang tetap setia bersama saya Boru Ni Rajai dan saya sampaikan kepada orang tua juga saudara-saudara yang disambut dengan kebahagiaan mereka. Sekali lagi saya tidak mau menyombongkan diri dengan perolehan ini .Tahapan dan perolehan yang saya terima adalah berkat dari Tuhan Yesus Kristus. Tidak berhenti sampai dipengumuman LULUS, masih ada step lain lagi, yaitu SMAPTA, Pembidangan juga OJT… Mohon doa dan dukungannya agar keseruan di PLN terus berlanjut dan semakin dinikmati. Semangat buat kamu yang ada niat masuk PLN. Ditunggu kehadiranmu..God bless youu !!!!!!

batas mata minus untuk tes pln